Guide to Investing Program (G2I)

dailystockprice

STEP #1

DARI MANA MEMULAI?

Memulai adalah hal yang paling sulit bagi kebanyakan orang.

 

Menurut saya, disemua bidang orang mengalaminya! Karena pertanyaan terbesar pada saat memulai adalah … mengapa harus sekarang? bagaimana selanjutnya? apa yang akan terjadi nanti? langkah apa yang perlu dilakukan? kemana nanti investasi saya akan bergerak? bagaimana dengan resikonya? bagaimana jika saya rugi & gagal? apakah investasi di bursa saham cocok untuk saya? ... dan masih banyak pertanyaan lainnya.

 

Sebenarnya bukan memulainya yang sulit, namun pertanyaan-pertanyaan yang dipikirkan yang menahan kebanyakan orang.

 

Jadi … dari mana memulai? Dari tempat dimana Anda berada saat ini. Apapun kondisi Anda saat ini, sekaranglah saat yang tepat untuk mulai. Bukan kemaren … bukan besok. SEKARANG!

 

Mungkin Anda bertanya … lalu setelah mulai, apa langkah selanjutnya? Jika Anda perhatikan, pertanyaan keraguan mungkin kembali akan timbul. Apapun pertanyaan & keraguan Anda, tidak menjadi masalah, karena memulai bukan berarti hari ini juga Anda harus menyiapkan semua hal yang diperlukan. Memulai berarti membuka pintu pertama untuk mencari informasi. Semakin Anda mengambil keputusan untuk melangkah maju, maka pintu informasi yang lebih besar & jelas akan ada di depan Anda.

Jadi apapun kondisinya, Anda dapat mulai dengan bekal yang Anda miliki saat ini. Hal yang diperlukan adalah ada yang menuntun & memberikan informasi kepada Anda. Informasi dapat dicari dimana saja, baik secara online maupun offline ... program G2I dapat membantu Anda.

Bagaimana Memilih Perusahaan Sekuritas?

Untuk investasi di bursa saham, jalur yang paling mudah dapat ditanyakan melalui perbankan atau perusahaan sekuritas. Untuk industri perbankan, terdapat bagian yang disebut Asset Management. Anda dapat bertanya mengenai produk investasi pada bagian tersebut atau melalui customer servicenya.

 

Untuk jalur perusahaan sekuritas, Anda tinggal mencari perusahaan sekuritas yang ada di area tempat Anda beraktivitas. Cukup banyak perusahaan sekuritas di Indonesia untuk dijadikan tempat bertanya.

 

Saya akan menyarankan beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Anda bisa kunjungi website Bursa Efek Indonesia atau perusahaan sekuritas.
  • Ketik keyword ‘Bursa Efek Indonesia’ atau 'perusahaan sekuritas' di Google.

  • Dapatkan informasi mengenai anggota bursa di kota Anda.

  • Mulailah mencari dari 10 besar perusahaan sekuritas di Indonesia. Cukup banyak majalah, koran atau informasi online yang memberikan informasi mengenai hal ini.

  • Misalnya ketik keyword ’10 sekuritas terbaik Indonesia’, bila perlu spesifikasikan tahunnya, misalnya ’10 sekuritas terbaik indonesia 2015’.

  • Klik link website dari majalah atau berita yang telah Anda kenal & cukup kredibel untuk dibaca & dijadikan bahan research.

  • Browsing & pelajari list tersebut.

  • Kunjungi website masing-masing perusahaan sekuritas tadi. Mulailah dari 2 sampai 3 perusahaan sekuritas.

  • Lihat apakah sekuritas tadi telah ada dikota Anda.

Berapa dana awal yang perlu diinvestasikan?

Ini adalah pertanyaan paling umum. Setiap orang yang akan mulai pasti bertanya masalah ini. Jangan terlalu khawatir terlebih dahulu dengan masalah ini. Saya akan membicarakan lebih detail nanti di langkah-langkah berikutnya.

 

Untuk info awal saja, reksadana saat ini bisa dimulai dari Rp.100ribu atau Rp500ribu tergantung jenis produk yang dipilih. Sedangkan untuk saham umumnya dapat dimulai dari dana Rp.5juta sampai Rp.10juta.

Penting untuk diketahui, bahwa jumlah uang bukanlah hal yang utama perlu dipikirkan saat ini. Justru Anda perlu memikirkan potensi dana investasi yang mungkin akan Anda miliki jika Anda melakukan dengan benar & konsisten.

Bagaimana Caranya Untuk Memulai?

G2I telah dipersiapkan dari langkah yang paling sederhana. Hal terakhir yang paling kami hindari adalah memberikan Anda langkah yang kompleks.

Apa Saja Pilihannya?

Sebenarnya, investasi di bursa saham dapat dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari resiko yang paling rendah (sangat aman menurut saya) sampai dengan yang sangat kompleks. Pada akhirnya, semakin sederhana strategi yang dipilih & sesuai dengan ruang kenyamanan Anda, akan semakin berjalan & berkembang investasi Anda.

 

Pilihan untuk berinvestasi di bursa saham, adalah mulai dari berinvestasi secara pasif (misalnya reksadana & obligasi) atau secara aktif (misalnya membeli/menjual saham).

Kemana Harus Bertanya? Dimana Sebaiknya Mencari Informasi?

Ada perbedaan dalam bertanya & mengajukan pertanyaan yang tepat. Semakin tepat pertanyaan yang Anda ajukan & di tempat yang benar, semakin banyak informasi yang akan Anda terima. Intinya adalah Anda perlu memperbanyak kosa kata investasi Anda untuk bertanya, sehingga pertanyaan yang tepat dapat diajukan dengan baik.

 

Pada program G2I ini saya akan cukup banyak memberikan Anda ide mengenai pertanyaan-pertanyaan yang perlu diajukan pada step-step selanjutnya, dimulai pada step #6. Ide pertanyaan tersebut akan memberikan Anda lebih banyak informasi yang tepat dalam mengambil keputusan investasi. Tapi tunggu dulu ... sebelum sampai pada step #6, ada beberapa hal yang ingin saya jelaskan terlebih dahulu.

 

Jika Anda ingin mulai mencobanya sekarang, mulailah mencari informasi di perusahaan sekuritas terdekat, website tentang investasi ... dan jangan lupa mengunjungi website bursa efek Indonesia.

Berapa Lama Perlu Berinvestasi?

Waktu adalah hal terpenting yang akan dibicarakan dalam G2I. Karena waktu tidak akan tergantikan. Uang dapat dicari, namun waktu akan hilang.

 

Prinsipnya semakin lama Anda memberikan ruang investasi Anda bertumbuh semakin baik investasi Anda nantinya. Investasi adalah aktivitas maraton, bukan siapa yang lebih cepat.

 

Semakin Anda memiliki pengalaman, semakin Anda dapat mengatur waktu yang diinginkan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Mengapa Saya Perlu Berinvestasi? Apakah Pekerjaan Atau Bisnis Saya Tidak Cukup?

Tergantung dengan tujuan Anda. Melihat dari kehidupan orang-orang yang berhasil, setiap dari mereka menerapkan prinsip investasi yang ketat. Semakin mereka fokus pada dua area yang mereka kerjakan (pekerjaan & bisnis) dan investasi ... semakin mereka dapat memperbesar kekayaannya. 

Anda yang memiliki pilihan. Sesuaikan dengan rencana Anda. Namun menurut saya setiap orang … ya setiap orang harus berinvestasi di bursa saham. Karena sangat sederhana dilakukannya … mengapa tidak?

Konsep Waktu & Uang

Investasi adalah mengenai rencana apa yang Anda inginkan dikemudian hari. Investasi di bursa saham adalah salah satu investasi yang menyediakan fleksibelitas dalam merencanakan, mengontrol & mengembangkan dana kelolaan sesuai dengan kondisi calon investor. Fleksibelitas mulai dari jumlah dana awal, pilihan produk, jangka waktu, metode, ragam keuntungan, pengaturan resiko, likuiditas sampai pada kemungkinan pengembangan skala dana investasi.

 

Dengan banyak keuntungan yang ditawarkan ini saja bisa menjadi salah satu alasan Anda berinvestasi di bursa saham. Melihat dari kehidupan orang-orang yang berhasil, setiap dari mereka menerapkan prinsip investasi yang ketat. Semakin mereka fokus pada dua area yang mereka kerjakan (pekerjaan & bisnis) dan investasi ... semakin mereka dapat memperbesar kekayaannya. 

Seperti Anda lihat di time line diatas, waktu akan menunjukkan banyak hal, memberikan Anda ide, memberikan Anda informasi & memberikan gambaran apa yang mungkin akan terjadi.

 

Saya mengajak Anda berpikir mengenai time line diatas. Pikirkan mengenai umur, keadaan, aktivitas & rencana berdasarkan titik-titik yang digambarkan pada time line diatas. Apa yang perlu dipersiapkan & diantisipasi? Rencana apa yang perlu dibuat? Apa yang diperlukan oleh keluarga Anda? Apa yang Anda inginkan?

 

Kembangkan pertanyaan-pertanyaan yang membuat Anda berpikir dalam jangka waktu tertentu. Buat time line Anda sendiri & diskusikan dengan orang terdekat. Berikut contoh detailnya & saya juga telah mempersiapkan file PDF sebagai bahan yang dapat dipikirkan.

Download Contoh Time Line

Jika Anda meluangkan banyak waktu dalam hal perencanaan rumah misalnya, mengapa tidak meluangkan waktu untuk berpikir bagaimana Anda & keluarga pada tahun-tahun kedepan? Persiapan apa yang perlu Anda lakukan saat pensiun? Menurut saya pensiun tidak ada hubungannya dengan umur, tapi mengenai kapan Anda mengambil keputusan dalam hal kemandirian finansial.

Kapan Anda ingin benar-benar lepas dari aktivitas yang dilakukan saat ini?

Uang bukanlah hal yang terpenting, namun dengan uang Anda dapat merencanakan banyak hal. Uang yang dimiliki akan menjadikan apa yang Anda rencanakan.

Waktu akan berjalan dengan sendirinya. Sering kali waktu berjalan kelihatan sangat cepat dan Anda baru sadar bahwa waktu telah terlewat begitu lama. Tiba-tiba saja anak-anak sudah besar & membutuhkan sesuatu yang belum direncanakan. Berjalannya waktu tidak bisa ditawar, waktu 24 jam dimiliki oleh setiap orang. Hal yang membedakan adalah jika Anda melakukan persiapan untuk mengantisipasinya!

Untuk Anda ketahui, kombinasi antara jumlah uang & waktu akan berdampak besar. Menurut saya waktu lebih penting, uang hanyalah alat. Uang adalah dampak dari keputusan & tindakan Anda.

Kebanyakan orang lebih bersedia kehilangan waktu dibandingkan dengan kehilangan uang.

 
 
 
 

7 KESALAHAN UMUM INVESTOR DI BURSA SAHAM

Sebelum investasi di bursa saham, Anda perlu membekali diri dengan informasi yang cukup & langsung memulai. Langkah awal Anda akan memberikan informasi yang lebih lengkap setahap demi setahap. Sebagai informasi awal, saya akan share beberapa kesalahan investor dalam berinvestasi, baik melalui reksadana atau saham. Saya mengharapkan dapat memberikan ide pendahuluan.

 

Berikut adalah 7 kesalahan umum yang dilakukan investor di bursa saham. Kesalahan ini tidak perlu menjadi bagian dari tindakan investasi Anda. Saya pernah mengalaminya, bahkan sampai beberapa kali pada setiap kesalahan ini. Sampai akhirnya membaca buku & instropeksi diri untuk memperbaikinya. 

 

Tujuh Kesalahan ini rupanya sangat umum dialami oleh setiap investor. Banyak yang sudah mengetahuinya, namun toh juga tetap melakukannya. Hal ini karena proses investasi. Kebanyakan investor mengalami hal ini tanpa menyadarinya, walaupun telah mengetahui informasinya.

 

Kesalahan-kesalahan ini adalah manusiawi. Setiap orang memiliki emosi yang berbeda.

 

Tujuh kesalahan ini bukan untuk menghalangi ruang gerak Anda, namun dapat mengingatkan Anda dalam setiap perjalanan investasi yang akan dilalui.

1. TANPA PERSIAPAN, TERBURU-BURU, TIDAK SABAR

Ini adalah sifat manusia secara umum. Setiap orang suka & mencari hal yang instan. Itu sebabnya baik makanan, minuman maupun investasi yang bersifat instan laku keras!

Jika orang tidak memiliki rencana, hal yang muncul dipikirannya adalah berusaha mencari sesuatu yang cepat menguntungkan.

Contoh, baru-baru ini saya bertemu seseorang yang bertanya mengenai bagaimana mencari investasi di bursa saham. Dia sama sekali tidak pernah berinvestasi di bursa saham sebelumnya. Mungkin hal yang dimiliki saat ini adalah dana investasi yang siap diletakkan di bursa saham. Pertanyaan yang saya terima pertama adalah ,”Saya punya uang untuk diinvestasikan sekarang, saham apa yang sekarang bisa menghasilkan keuntungan 100% setiap tahun? Atau yang kira-kira bisa memperbanyak uang saya dua kali lipat akhir tahun ini? Kalo ada tolong saya diberikan informasinya. Saya siap melakukannya sekarang!

Kemudian dia melanjutkan … “kan banyak peluang di bursa saham & Anda sudah punya pengalaman berinvestasi cukup lama, ada ga satu dua saham yang memiliki kinerja seperti itu sekarang?”

Terus terang pertanyaan tersebut tidak dapat saya tanggapi, saya hanya bertanya dalam hati, ”sekian lama mungkin dia melakukan bisnis atau investasi di bidang lain, apakah pernah mengalami hal itu?” Jika penah, mengapa tidak meneruskan saja apa yang telah dilakukan sebelumnya setiap tahun, mengapa mesti mencari investasi lain?

Jangan salah, mendapatkan keuntungan 100% atau lebih dalam setahun di bursa saham mungkin, namun bukan hal itu menjadi fokus utama.

Jika Anda mendapatkannya, anggap saja sebagai bonus investasi. Saya pribadi pernah mengalaminya, namun hal itu tidak membuat saya menjadi mengejar hal tersebut setiap tahun. Jika Anda berinvestasi cukup lama di bursa saham, kejadian tersebut akan Anda dapatkan … tidak sering … namun sesekali akan terjadi.

Paradigma diatas akan membuat seseorang bekerja, mengambil keputusan terburu-buru. Karena, kebanyakan orang yang memiliki paradigma tersebut hampir dipastikan tidak mau melakukan persiapan apa-apa. Kebanyakan dari mereka akan mengambil jalan pintas mencari investasi cepat & mudah. Biasanya akhir ceritanya dapat ditebak. Rugi besar.

Sabar sangat berkaitan erat dengan hukum alam. Saya sangat percaya dengan prinsip pertanian yang diajarkan oleh salah satu mentor saya. “Masa menanam tidak sama dengan masa menuai. diantaranya terdapat waktu untuk proses bertumbuh”.

Dalam sebuah buku, ada fakta yang menarik tentang survey milioner dunia. Intinya, sebagian besar milioner dunia berasal dari generasi pertama (bukan menjadi milioner karena warisan orang tua). Hal yang menarik adalah hampir semua milioner itu mendapatkan uang tidak dalam waktu singkat, tidak semuanya berasal dari orang bisnis, cukup banyak dari mereka memiliki penghasilan rata-rata. Namun mengapa mereka bisa menjadi milioner? Jawabannya adalah persiapan, perencanaan & kesabaran.

2. MENGABAIKAN PERENCANAAN, STRATEGI & EVALUASI INVESTASI TETAPI TERLALU FOKUS PADA TEKNIK INVESTASI

Jika Anda belum bisa naik mobil, apakah besok langsung beli mobil & menyetir keluar kota sendiri? Tentu saja tidak!

Saya masih ingat bagaimana pertama kali terjun ke dunia investasi saham. Tidak ada persiapan, tidak ada strategi & tidak memiliki informasi. Saya hanya mendengar bahwa di bursa saham terdapat banyak peluang baik. Tinggal beli saham & menjualnya dikemudian hari dengan keuntungan tertentu. 

Jika memikirkannya sekarang, saya merasa tindakan saya dulu sangat berbahaya. Namun saat itu, menurut saya hal tersebut adalah normal dilakukan oleh setiap investor pemula. Sampai dengan saat ini, cukup banyak investor memulai investasi di bursa saham dengan cara persis sama dengan apa yang saya lakukan dahulu. Saya mengerti hal ini karena menyimak berbagai pertanyaan investor yang diajukan saat ini.

Jika Anda ingin membangun rumah, tentunya tidak langsung memanggil tukang dan memintanya langsung bekerja besok tanpa ada perencanaan gambar. Orang akan menganggap Anda gila!

Walaupun Anda sudah memiliki gambar, mandornya akan bertanya mengenai gambar kerjanya berikut detail ukuran, jarak, tinggi tanah dan lain sebagainya. Begitu pondasi terbangun, mandor Anda akan mulai bertanya mengenai letak kusen, pintu, ukurannya, jumlah besi pembetonan & tinggi plafond mungkin.

Tukang listrik & air akan mulai menanyakan masalah detail salurannya. Serta banyak lagi detail-detail lain yang diperlukan. Anda mengerti maksud saya?

Sama dengan investasi, perencanaan sangat penting. Apa yang Anda rencanakan akan mengarahkan Anda kemana sebaiknya akan bergerak. Pilihan investasi Apa yang perlu dilakukan dari awal … dan mengapa.

Berlawanan dengan apa yang saya lakukan dahulu, cukup banyak juga investor yang berusaha memperbanyak informasi di bidang investasi tanpa mengambil keputusan untuk bertindak. Mengulur waktu untuk memulai yang akhirnya tidak memulai sampai dengan saat ini.

Apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan teknis investasi Anda?

Hal teknis hanya mengambil kontribusi 10% dari seluruh kegiatan investasi Anda. Mengapa? Karena hal teknis bisa dipelajari dengan cepat. Menurut saya paling lama 3 sampai 6 bulan. Ambil satu teknikal investasi yang Anda pelajari … cari mentor atau buku yang bisa mengajarkan & memandu Anda untuk mengerti detail teknisnya … Anda pasti bisa.

Namun, jika Anda ingin benar-benar ahli di satu bidang & pengalaman investasi tertentu (atau di bidang apapun), menurut Malcom Goldwell (buku Outlier), Anda perlu melakukannya selama paling tidak 10,000 jam. Jika Anda fokus & melakukannya dengan benar, maka Anda akan ahli di satu bidang tersebut.  Jika setiap minggu Anda meluangkannya waktu 50 jam untuk mempelajari & menerapkannya, maka dalam waktu 200 minggu ( sekitar 4 tahun) Anda akan menjadi orang yang berbeda & sangat ahli di bidang yang Anda pelajari. Bagaimana jika Anda melakukannya 100 jam per minggu?

3. MENGIKUTI EMOSI, RUMORS

Rumors  bisa ditemukan dimana-mana & akan dengan senang hati memberikan informasi tanpa diminta. Setiap orang suka dengan rumors karena memberikan emosi yang tak terduga. 

Emosi juga dimiliki oleh setiap orang. Kita adalah manusia yang memiliki emosi yang berbeda & setiap dari kita suka berada pada orang yang memiliki emosi yang sama. 

Misalnya jika Anda mengalami kerugian di bursa saham & Anda tidak dapat tidur malam hari … atau beberapa hari terus memikirkannya. Kemudian secara kebetulan bertemu teman yang mengalami hal yang sama. Bagaimana perasaan Anda? Tiba-tiba Anda merasa nyaman & bisa tidur lelap kembali, karena Anda mendapatkan ‘teman senasib’ & ‘tidak sendirian lagi’.

Tidak ada salahnya dengan emosi, namun Anda & saya harus dapat mengontrol emosi masing-masing. 

Jika Anda pikirkan, pengaruh bursa saham dari luar tidak akan dapat Anda kontrol, karena bursa saham melibatkan banyak orang, banyak keputusan, banyak emosi. Apapun yang Anda lakukan, faktor eksternal yang berada diluar Anda tidak dapat Anda kontrol. Namun faktor internal Anda (dalam hal ini emosi Anda) selalu dapat Anda kendalikan.

Mengikuti emosi hanya membuat Anda bertanya terus menerus dengan keputusan investasi yang harus dikerjakan. Misalnya, saat membeli saham Anda akan bertanya saham apa yang perlu dibeli.

Setelah membelinya, kapan saatnya menjual & diharga berapa. Mungkin pertanyaan selanjutnya, berapa lama perlu dipertahankan, mengapa, alasannya apa dan seterusnya. Saya pikir, jika Anda melakukan hal ini, investasi adalah hal yang melelahkan. Pikiran Anda tidak dapat lepas dari keputusan yang harus Anda buat.

Cara satu-satunya untuk mendapat ketenangan pikiran dalam berinvestasi adalah dengan memiliki aturan & strategi yang jelas. Aturan & strategi ini harus Anda setujui sejak awal. Anda tinggal berkomitmen menjalankannya.

4. TIDAK ADA KONTROL RESIKO YANG TERUKUR

Menurut saya, inilah kesalahan terbesar kebanyakan investor. Saya juga pernah melakukan hal ini … beberapa kali & merupakan kesalahan terbesar saya sampai kehilangan 100% dana investasi awal.

Faktor penyebab pertama mungkin karena ketidaktahuan investor/calon investor tentang dunia investasi, sampai resiko yang tidak diduga sebelumnya benar-benar terjadi. 

Faktor kedua adalah pengharapan yang dijanjikan terlalu besar, sehingga mengabaikan resiko yang mungkin timbul. Kecenderungan ini bisa jadi menyebabkan investor meremehkan faktor resikonya.

Faktor ketiga karena investor langsung terjun ke bursa saham & secara kebetulan mendapatkan keuntungan yang cepat & besar. Dalam kasus seperti ini investor tadi cenderung memiliki ego yang besar & melupakan semua kemungkinan untuk kalah (rugi). Tanpa sadar, dengan cepat memperbesar dana investasinya … yang pada akhirnya, cepat atau lambat, baru mengalami kerugian yang besar.

Resiko investasi selalu ada & selalu akan mengikuti Anda. Berapapun lamanya pengalaman Anda berinvestasi. Anda tidak dapat & tidak mungkin menghindarinya. 

Jika Anda telah menyadarinya, Anda akan lebih berhati-hati & lebih memperhitungkannya. Jika faktor resiko hasil kalkulasi Anda ternyata lebih besar dari toleransi Anda, jangan berinvestasi terlebih dahulu. Tunggu waktu yang tepat sebelum mengambil keputusan investasi.

Resiko dapat dikontrol, dapat dihitung, dapat diantisipasi. 

Ketiga poin berikutnya adalah kesalahan yang dilakukan investor yang secara aktif berinvestasi di bursa saham. Saya hanya akan memberikan gambaran singkat mengenai hal ini. Pembahasan lebih detail akan diperjelas saat membicarakan berinvestasi saham.

5. MENGABAIKAN ARAH BURSA SAHAM: BERUSAHA MENDAHULUI/PREDIKSI BURSA

Anda tidak dapat meramalkan atau memprediksi kemana bursa saham akan bergerak. Apakah akan naik atau turun. Mendahului bursa saham adalah tindakan yang beresiko tinggi. Ya, mungkin 1 atau 2 kali kita akan ‘berhasil’ mendahuluinya, namun cepat atau lambat bursa akan memberikan ‘pengertian’ kepada Anda bahwa ‘dia’ tidak bisa didahului.

 

Tidak ada gunanya berusaha menebak kemana bursa berjalan. Strategi yang lebih baik adalah berusaha berjalan beriringan dengannya. Tidak terlalu jauh dibelakangnya, namun juga tidak berusaha berada didepannya. 

 

Mengetahui arah bursa sangat penting dalam mengatur strategi Anda berinvestasi, baik itu melalui reksadana maupun saham. Salah satunya adalah karena Anda akan ‘mengerti’ & dapat ‘memaklumi’ pergerakannya.

 

Mengikuti irama bursa adalah sesutu yang perlu & harus Anda lakukan. Semakin Anda mengikutinya, semakin baik strategi yang Anda terapkan. Akhirnya hasil investasi akan dapat diukur dengan lebih baik.

 

Mengikuti bursa saham seperti Anda mematuhi peraturan lalu lintas. Selama Anda mengikutinya, resiko Anda berkendara semakin kecil. Hal yang paling berbahaya adalah jika Anda melawan arah bursa, sama dengan Anda melawan arus lalu lintas. Resiko Anda akan semakin besar. Akan banyak kejadian yang tidak dapat diduga sebelumnya.

6. MENGABAIKAN TIMING & HARGA YANG TEPAT

Jika Anda berinvestasi di bursa saham, harga & waktu (timing) adalah dua kejadian yang perlu dipikirkan dengan matang. Semakin banyak pengalaman Anda berinvestasi, waktu adalah bagian yang semakin Anda sadari akan jauh lebih berharga dibandingkan dengan harga saham.

Mengabaikan kedua faktor ini akan menyebabkan investor menjadi tidak memiliki patokan investasi. Biasanya, mengabaikan kedua faktor ini akan menjadi satu paket dengan mengabaikan kemungkinan resiko.

7. MEMAKSAKAN DIRI BERINVESTASI SETIAP SAAT

Aktivitas investasi perlu dilakukan setiap hari, namun bukan saja aktivitas jual beli saham. Jika investor terlalu sering mengalami kegagalan saat mengambil keputusan beli/jual saham, sebaiknya tidak memaksakan diri terus menerus berinvestasi. Ada kalanya perlu memberikan ruang atau kesempatan untuk berpikir & mengevaluasi trading yang telah dilakukan.

 

Jika Anda telah mengetahui bahwa kondisi bursa saham tidak mendukung & menyebabkan kemungkinan Anda untuk sulit mencari kesempatan beli, mengapa harus memaksakan diri membeli saham? Masih banyak aktivitas lainnya yang lebih penting dibanding sekedar membeli & menjual saham, contohnya menentukan tujuan & strategi, melakukan persiapan analisa teknikal & fundamental, atau... melupakan bursa untuk sementara waktu dengan cara melakukan hal-hal yang Anda inginkan, dsb.

Kesempatan & peluang memang akan ada setiap hari. Namun, kesempatan & peluang yang baik tidak akan terjadi setiap hari.

 

Sebagian besar investor tidak tahu bahwa sering kali menunggu adalah salah satu strategi yang tepat untuk dilakukan. Menunggu bukan berarti Anda berdiam diri, menunggu berarti Anda mempesiapkan diri untuk siap mengambil tindakan investasi.

Vermont Parkland G8 BSD City Tangerang Selatan 15321 - Indonesia

@dailystockprice 2009-2020 | Privacy Policy | Anti-Spam | Disclaimer | Questions? service@dailystockprice.net