Guide to Investing Program (G2I)

dailystockprice

STEP #9

MENGEVALUASI REKSADANA

Dari Step #9 ini, akan lebih banyak hal-hal teknis yang akan dibicarakan.

LINGKUP PEMBAHASAN & TUJUAN STEP #9: 

  1. Prinsip memantau reksadana

  2. Bagaimana mengevaluasi reksadana

Bagaimana Anda memonitor reksadana yang telah Anda pilih?

PERTAMA

Seperti yang Anda ketahui, produk reksadana adalah suatu produk investasi di bursa saham yang dikelola manager investasi dari suatu perusahaan investasi (perusahaan sekuritas yang memiliki produk reksadana) yang memiliki izin mengelola dana masyarakat dari Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia.

Jika Anda berinvestasi pada produk reksadana, maka Anda mempercayakan dana investasi Anda untuk dikelola oleh manager investasi tadi dan sebagai imbalan, Anda akan mendapatkan keuntungan berdasarkan kinerja mereka setelah dikurangi biaya-biaya yang dibebankan sehubungan dengan aktivitas investasi yang dilakukan.

Dana investasi Anda pada produk reksadana termasuk investasi yang bersifat pasif, artinya Anda tidak memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan investasi. Karena seluruh keputusan investasi adalah hak & tanggung jawab manager investasi.

KEDUA

Anda memiliki hak untuk mendapatkan informasi mengenai kinerja manager investasi yang Anda pilih untuk mengelola dana investasi Anda. Selanjutnya Anda tinggal menilai apakah kinerja mereka baik atau tidak menurut Anda.

Keuntungan bagi Anda adalah jika Anda puas & kinerja manager investasi tadi sesuai dengan ekspektasi Anda, maka Anda tinggal melanjutkan investasi Anda di perusahaan sekuritas tadi. Jika tidak, Anda bisa mencari perusahaan investasi lain yang lebih Anda percayai. 

KETIGA

Karena Anda tidak memiliki kontrol pada bagaimana manager investasi melakukan pekerjaannya, maka ada 2 faktor yang dapat menjadi bahan Anda dalam mengevaluasi reksadana pilihan Anda.

  1. Imbal hasil yang Anda peroleh berdasarkan kinerja perusahaan investasi/perusahaan sekuritas tertentu yang Anda pilih.

  2. Perusahaan investasi itu sendiri.

Pada Step #6, Anda sudah melakukan research mengenai produk reksadana & memilih produk tersebut berdasarkan kinerjanya, besarnya dana kelolaannya (AUM, Assets Under Management), atau karena kriteria tertentu yang Anda pilih. Jadi Anda sebenarnya sudah melakukan tugas menganalisa suatu produk reksadana sekaligus perusahaan investasinya (mungkin Anda belum menyadarinya!).

Pertama: evaluasi imbal hasil yang Anda peroleh, sesuaikan dengan pengharapan Anda.

Kedua: jika Anda sudah puas dengan imbal hasilnya, maka untuk mengevaluasi jangka waktu yang lebih lama, penilaian perlu Anda difokuskan pada perusahaan investasi yang Anda pilih. 

Idenya adalah Anda tidak ingin perusahaan investasi yang telah dipilih melakukan wanprestasi (tindakan yang melanggar aturan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia), karena akan berakibat dana investasi Anda juga terancam.

 

Kemudian, pastikan dana keloalaan perusahaan investasi tadi berkembang menuju trend yang positif. Menurunnya dana kelolaan investasi suatu perusahaan investasi mengindikasikan perusahaan tadi tidak mampu mengembangkan produk investasinya dengan baik. Jika hal ini terus menerus terjadi, maka saatnya Anda memilih produk reksadana lain dari perusahaan investasi lainnya.

Beberapa Ide

Saya akan memberikan Anda ide & cara memantaunya. Sebenarnya caranya tidak rumit, malah cenderung sangat sederhana.

  • Evaluasi kinerja produk reksadana Anda dengan cara membandingkan dengan kinerja bursa saham (dalam hal ini bursa IDX atau IHSG).

  • Pastikan kinerjanya berada diatas rata-rata pergerakan bursa saham. Jika mengalami penurunan, perhatikan kompetitornya dan lakukan analisa yang sama. Bisa jadi memang trend bursa saham IDX sedang menurun.

  • Cari kompetitor dari produk yang Anda pilih. Jangan terlalu banyak, 2 sampai 3 adalah jumlah yang baik. Lihat bagaimana kinerja kompetitor tadi & bandingkan dengan hasil investasi Anda.

  • Bandingkan produk investasi yang sama. Misalnya jika investasi yang Anda pilih di reksadana saham, bandingkan dengan reksadana saham. Jika produk investasi yang diplih lebih spesifik lagi (misalnya reksadana infrastruktur), maka bandingkan dengan reksadana infrastruktur dan seterusnya. Jika reksadana campuran … bandingkan dengan reksadana campuran. Anda memahami maksud saya.

  • Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan hanya karena nilai investasi produk yang dipilih menurun & jangan juga terlalu cepat memindahkan dana investasi Anda. 

  • Evaluasi 3 sampai 6 bulan adalah waktu yang tepat untuk melihat pekembangan investasi Anda. Sering kali hal ini tidak perlu Anda ingat terus menerus. Cara yang paling mudah adalah atur di smartphone Anda setiap 3 atau 6 bulan sekali pada awal bulan. Ya … manfaatkan smartphone Anda dengan maksimal :)

  • Biasanya juga perusahaan investasi yang Anda tunjuk akan melakukan pertemuan rutin mengenai market update (umumnya 1 sampai 2 kali setahun). Anda datang saja ke pertemuan mereka & lihat bagaimana pemaparan mereka mengenai kinerja portofolionya. Disanalah Anda memiliki kesempatan bertanya mengenai kinerja mereka. Anda akan tahu jika Anda berada pada perusahaan yang tepat.

  • Jangan cepat tergoda dengan petumbuhan yang sangat cepat, lebih baik fokus pada pertumbuhan yang konsisten (ingat mengenai aturan 72?)

  • Lihat pertumbuhan dana kelolaannya. Apakah terus mengalami trend peningkatannya atau tidak. Intinya jika satu perusahaan investasi yang terus menerus mengalami penurunan dana kelolaan (AUM), maka secara garis besar ada dua yang menjadi bahan pertanyaan.

    • Apakah manager investasinya tidak dapat mempertahankan kinerja portofolionya sehingga AUM nya tidak mengalami perkembangan yang konsisten? 

    • Apakah kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan investasi ini terus menurun, sehingga cukup banyak yang menarik dana investasinya

 
 
 

Setelah memantau imbal hasil reksadana Anda, bagaimana memantau perusahaan investasinya?

Saya akan share beberapa ide bagaimana melakukannya:

  1. Join news feed. Jangka waktu jangan terlalu sering.

  2. Join rss.

  3. Join atau follow social media

  4. Follow manager investasinya (twitter/LinkedIn).

Dengan melakukan hal diatas, Anda akan menerima informasi secara berkala mengenai perusahaan investasi yang Anda pilih. Saran saya, tidak perlu dipantau setiap hari. Mungkin 2 minggu sekali cukup.

KESIMPULAN

Dalam mengevaluasi reksadana Anda, hanya 2 hal yang perlu Anda pantau:

• Imbal hasinya.

• Perusahaan investasinya.

Vermont Parkland G8 BSD City Tangerang Selatan 15321 - Indonesia

@dailystockprice 2009-2020 | Privacy Policy | Anti-Spam | Disclaimer | Questions? service@dailystockprice.net